Berita Sukabumi

Aksi Kamisan Sukabumi Kembali Digelar, Suarakan Keresahan Publik soal Reformasi

×

Aksi Kamisan Sukabumi Kembali Digelar, Suarakan Keresahan Publik soal Reformasi

Sebarkan artikel ini
Aksi Kamisan Sukabumi yang diselenggarakan di depan Balai Kota Sukabumi, Kamis (21/05/2026). (Foto: Rama Saputra/Sukabumiku.id)

SUKABUMI – Kolektif Kamisan Sukabumi kembali menggelar aksi rutin pada Kamis (21/05/2026) di Kota Sukabumi. Aksi tersebut menjadi wadah bagi masyarakat sipil, pelajar, dan mahasiswa untuk menyuarakan keresahan terhadap kondisi sosial dan politik, termasuk menyoroti meredupnya semangat reformasi.

Koordinator aksi, Muhamad Raffli, mengatakan bahwa gerakan ini berangkat dari kesadaran bersama untuk terus menyuarakan perlawanan secara damai.

“Kami mengajak kawan-kawan semua, terutama masyarakat sipil, untuk senantiasa menjaga kesadaran. Perlawanan itu muncul dari kesadaran itu sendiri,” ujar Raffli..

Baca Juga: Diprotes RT/RW se-Kota Sukabumi, Ayep Zaki: Mengatasnamakan Forum Harus Jelas Legitimasinya

Ia menjelaskan, Kamisan Sukabumi tidak digerakkan oleh satu organisasi tertentu, melainkan merupakan gerakan kolektif yang terbuka bagi siapa saja. Pesertanya berasal dari berbagai kalangan yang memiliki kepedulian terhadap isu sosial dan demokrasi.

Aksi ini digelar secara rutin setiap hari Kamis dengan lokasi yang berpindah-pindah, menyesuaikan kondisi di lapangan. Sejumlah titik yang pernah menjadi lokasi aksi di antaranya depan Gedung DPRD Kota Sukabumi, Balai Kota Sukabumi, hingga aksi long march sambil membentangkan poster tuntutan.

Raffli menegaskan, tujuan utama aksi tersebut adalah agar suara masyarakat dapat didengar oleh para pemangku kebijakan.

Baca Juga: Anggaran Dinkes Diduga Kolaps, Kota Sukabumi di Ambang Gagal Bayar Pekerjaan

“Harapan kami tidak lain, kami ingin didengar atas apa yang menjadi keresahan kami. Kami juga ingin Sukabumi jauh lebih baik,” katanya.

Selain itu, ia juga menyampaikan pesan kepada pemerintah dan aparat agar lebih memperhatikan aspirasi masyarakat sipil serta membuka ruang dialog yang lebih luas.

“Kami ingin menunjukkan bahwa pada akhirnya kita bisa terorganisir dan bisa menciptakan masyarakat yang sejahtera,” pungkasnya.

Aksi Kamisan Sukabumi terus menjadi ruang ekspresi bagi masyarakat sipil untuk mengingatkan pentingnya menjaga nilai-nilai reformasi dan mendorong terwujudnya keadilan sosial di tengah masyarakat.