Berita SukabumiBerita UtamaKabupaten Sukabumi

Kompor Gas Diduga Picu Kebakaran Kios Produksi Risol di Jampangkulon

×

Kompor Gas Diduga Picu Kebakaran Kios Produksi Risol di Jampangkulon

Sebarkan artikel ini
Petugas Damkar Jampangkulon melakukan pemadaman kebakaran kios produksi risol di Kampung Pasir Pulus. (Foto: Istimewa).

SUKABUMI  — Aktivitas produksi makanan di sebuah kios risol di Kampung Pasir Pulus, RT 24/08, Kelurahan Jampangkulon, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, berujung kebakaran pada Selasa (1/9/2026) dini hari.

Kebakaran yang diduga dipicu penggunaan kompor gas tersebut berhasil ditangani petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Posko Jampangkulon sebelum api meluas ke area sekitar.

Wadan Posko Damkar Jampangkulon, Sukandar, mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian sekitar pukul 02.33 WIB. Tak berselang lama, petugas langsung menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 02.39 WIB. “Petugas langsung melakukan penanganan setelah tiba di lokasi,” ujar Sukandar.

Baca Juga: Oknum Mengaku Wartawan Ngamuk di SDN 2 Sukaraja, PWI Jabar Tegaskan Profesi Bukan Tameng Hukum

Menurut informasi awal, api diduga berasal dari kompor gas yang digunakan untuk menunjang proses produksi risol. Kondisi tersebut menjadi perhatian mengingat kegiatan produksi makanan umumnya melibatkan penggunaan api dan peralatan berbahan bakar gas.

Petugas kemudian melakukan pemadaman sekaligus memastikan tidak ada potensi api kembali muncul maupun meluas ke bangunan di sekitar lokasi.

Dalam penanganan tersebut, sejumlah personel Damkar Posko Jampangkulon diterjunkan, yakni Wadanton Sukandar bersama Sigit, Aldi, Irsan, Anam, dan Yoga.

Baca Juga: Tak Sekadar Touring, TOP Puskesmas Jampangkulon Buktikan Kepedulian Lewat Khitanan Massal

Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bagi pelaku usaha makanan untuk tidak mengabaikan aspek keselamatan saat menggunakan kompor gas, khususnya pada tempat produksi yang beroperasi hingga malam atau dini hari.

Pemeriksaan kondisi selang dan regulator, memastikan tidak terdapat kebocoran gas, serta mematikan kompor setelah selesai digunakan menjadi langkah penting untuk mencegah terjadinya kebakaran.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diketahui secara pasti total kerugian akibat kebakaran tersebut. Informasi mengenai ada atau tidaknya korban juga masih menunggu keterangan lebih lanjut dari pihak terkait.