Sukabumi

Korban Banjir Sukabumi, Walikota : Pastikan Tidak Ada Kelaparan

×

Korban Banjir Sukabumi, Walikota : Pastikan Tidak Ada Kelaparan

Sebarkan artikel ini
walikota
BANTUAN BANJIR: Walikota Sukabumi Achmad Fahmi melakukan penyaluran bantuan cadangan pangan pemerintah daerah (CPPD) Kota Sukabumi kepada korban banjir di Masjid Jami Ibadurrahman Kelurahan Jayaraksa, Kecamatan Baros, Kamis (24/2/2022). Foto:Dokpim

SUKABUMI,SUKABUMIKU.ID- Pemerintah Kota Sukabumi (Pemkot) memastikan bahwa kebutuhan korban terdampak banjir terlayani. Baik itu dari bantuan pemerintah maupun dari para donatur di Kelurahan Jayaraksa, Kecamatan Baros, Kamis (24/2/2022).

Dalam kesempatan ini, Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi melakukan penyaluran bantuan cadangan pangan pemerintah daerah (CPPD) Kota Sukabumi kepada korban banjir. Bantuan ini diharapkan memberikan jaminan pangan kepada warga terdampak bencana. Hadir mendampingi kegiatan Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Sukabumi Andri Setiawan.

” Kami menjaminkan korban musibah tidak boleh ada yang kelaparan. Sehingga ada posko dapur umum dan kini diberikan beras cadangan pemerintah kepada korban bencana,” ujarnya.

Di mana bantuan pangan ini ada rumusnya semakin banyak jiwa dalam satu kepala keluarga, semakin banyak pula jumlah bantuannya. Selain bantuan beras, alumni IPB juga memberikan bantuan telur ayam supaya tidak ada yang kelaparan.

” Insya Allah cadangan pangan akan terus diberikan agar tidak ada warga korban bencana kelaparan,” ungkap Fahmi. Di sisi lain bantuan seragam sekolah dan alat tulis akan dilakukan kepala sekolah.

Tim Dinas Pekerjaan Umum (PU) juga kata Fahmi, sedang mendata kerusakan rumah ada yang rusak berat, sedang dan ringan bekerjasama dengan lurah dan camat. Nantinya akan diberikan bantuan sesuai tingkat kerusakannya.

Intinya lanjut Fahmi, menjaminkan semua bantuan sampai pada korban setelah selesai pendataan. Upaya lainnya yakni normalisasi Sungai Cisuda yang sedang dikeruk dalam menangani masalah kemungkinan banjir dari pendangkalan Sungai Cisuda.

” Jangan saling menyalahkan mari bersama-sama menangani dampak bencana,” pungkasnya. (Eri/Dokpim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *