SUKABUMI – Ulama Buya Yahya mengingatkan umat Islam agar tidak meninggalkan puasa Ramadan tanpa alasan yang dibenarkan dalam syariat. Menurutnya, perbuatan tersebut termasuk dosa besar di hadapan Allah SWT.
Dalam salah satu ceramahnya, Buya Yahya menegaskan bahwa sebagian orang kerap menganggap meninggalkan puasa sebagai dosa kecil. Padahal, kata dia, hal tersebut merupakan pelanggaran serius dalam ajaran Islam.
“Yang tidak punya uzur lalu tidak berpuasa itu dosa besar. Jangan berbohong kepada Allah,” ujar Buya Yahya dalam ceramahnya.
Baca Juga : Resep Es Jomblo Ala Sukabumi, Minuman Segar untuk Buka Puasa Ramadan
Ia juga menyoroti fenomena sebagian orang yang berpura-pura berpuasa di hadapan keluarga, tetapi diam-diam makan atau minum di luar rumah. Menurutnya, perbuatan tersebut menunjukkan kurangnya rasa takut kepada Allah.
Buya Yahya mencontohkan kisah seorang pemilik warung yang merasa heran karena pembeli justru lebih banyak saat Ramadan. Setelah ditelusuri, banyak di antaranya adalah orang yang mengaku berpuasa di rumah, tetapi diam-diam membeli makanan.
Menurut Buya Yahya, perbuatan tersebut tidak hanya menjadi dosa bagi orang yang sengaja meninggalkan puasa, tetapi juga mencerminkan sikap tidak jujur dalam beribadah.
Baca Juga : Resep Tahu Aci Kukus Ala Sukabumi, Menu Gurih Pedas untuk Buka Puasa
Ia menjelaskan bahwa dalam Islam terdapat beberapa golongan yang diperbolehkan tidak berpuasa, seperti anak kecil yang belum baligh, orang dengan gangguan jiwa, orang sakit berat, lanjut usia yang tidak mampu berpuasa, perempuan haid atau nifas, ibu hamil dan menyusui, serta orang yang sedang dalam perjalanan.
Di luar kondisi tersebut, umat Islam diwajibkan menjalankan ibadah puasa Ramadan. Karena itu, Buya Yahya mengajak umat Islam untuk lebih berhati-hati dan menjaga ibadah puasa dengan penuh keimanan.
“Takutlah kepada Allah. Jangan sampai kita meninggalkan puasa tanpa alasan yang dibenarkan,” katanya.(SE)

