SUKABUMI – Pemerintah Kota Sukabumi menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk mengatasi keterbatasan lokasi penyelenggaraan konser musik berskala besar. Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, menyatakan upaya tersebut dilakukan melalui pengajuan peningkatan kualitas Stadion Suryakencana hingga perencanaan pembangunan lapangan terbuka baru guna mendukung sektor ekonomi kreatif di daerah.
Saat ini, Pemkot Sukabumi hanya memiliki dua lokasi yang memungkinkan digunakan untuk event besar, yakni Lapang Merdeka dan Stadion Suryakencana. Namun, keduanya dinilai belum ideal. Lapang Merdeka yang berada di pusat kota memiliki kendala pada aksesibilitas dan penguraian kemacetan, serta tidak memungkinkan penerapan sistem ticketing secara optimal.
“Kami menyadari keterbatasan lahan representatif untuk konser besar di Kota Sukabumi. Saat ini hanya ada Lapang Merdeka dan Stadion Suryakencana, namun keduanya memiliki kendala, terutama dalam pengaturan akses dan sistem ticketing,” ujar Wakil Wali Kota Sukabumi.
Baca Juga: Jelang Lawan Arema FC, Umuh Muchtar Minta Persib Sapu Bersih Sisa Laga
Sementara itu, Stadion Suryakencana dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan, meski masih memerlukan peningkatan fasilitas agar memenuhi standar nasional. Pemerintah daerah pun telah mengajukan usulan peningkatan stadion ke pemerintah pusat, meskipun hingga kini masih terkendala ketersediaan anggaran.
“Kami sudah mengajukan peningkatan Stadion Suryakencana agar bisa bertaraf nasional. Bahkan, kami telah melakukan studi banding ke Stadion Pakansari dan Stadion Maguwoharjo sebagai referensi,” lanjutnya.
Sebagai tindak lanjut, Pemkot Sukabumi juga menjadwalkan pertemuan dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga guna mempercepat realisasi rencana tersebut. Pertemuan ini diharapkan dapat membuka peluang pendampingan dari pemerintah pusat, termasuk Kementerian PUPR.
Baca Juga: Audiensi Masyarakat Jampang Soroti Jalan Rusak dan Truk Over Kapasitas di Ruas Lengkong–Kiara
“Insya Allah pada 23 April 2026 kami dijadwalkan bertemu dengan Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga untuk meminta rekomendasi serta pendampingan peningkatan stadion bersama Kementerian PUPR,” ungkapnya.
Di sisi lain, kondisi Stadion Suryakencana yang sempat menjadi sorotan akibat becek dan kotor setelah hujan deras juga turut dijelaskan. Pemerintah memastikan penanganan telah dilakukan secara cepat oleh dinas terkait.
“Kondisi stadion yang sempat becek terjadi karena hujan deras hingga malam. Namun, keesokan harinya sudah langsung dilakukan pembersihan oleh dinas terkait,” jelasnya.
Baca Juga: Kadis Pariwisata Sukabumi Soroti Dugaan Pungli di Taman Pandan, Dorong Evaluasi Pengelolaan
Pemkot Sukabumi menilai sektor event musik memiliki potensi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Oleh karena itu, pembangunan fasilitas baru menjadi salah satu solusi jangka panjang yang tengah disiapkan.
“Ke depan, kami juga merencanakan pembangunan lapangan terbuka baru untuk mendukung kegiatan ekonomi kreatif, termasuk konser musik, yang diharapkan bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat dan pendapatan daerah,” pungkasnya.
Rencana pembangunan lapangan terbuka tersebut diketahui telah masuk dalam perencanaan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) sejak tahun sebelumnya dan diharapkan dapat segera direalisasikan.

