Berita SukabumiKabupaten Sukabumi

Panen Raya di Ciemas, Produktivitas Padi Lampaui Rata-rata Kabupaten Sukabumi

×

Panen Raya di Ciemas, Produktivitas Padi Lampaui Rata-rata Kabupaten Sukabumi

Sebarkan artikel ini
Bupati Sukabumi H. Asep Japar saat mengikuti Gerakan Panen Padi di lahan pertanian Desa Tamanjaya, Kecamatan Ciemas pada Senin (25/5/2026). (Foto: Dok Humas)

SUKABUMI – Hamparan sawah yang menguning di Desa Tamanjaya, Kecamatan Ciemas, menjadi gambaran optimisme sektor pertanian Kabupaten Sukabumi. Di tengah musim panen yang berlangsung, wilayah ini kembali menunjukkan perannya sebagai salah satu lumbung pangan yang menopang kebutuhan beras daerah.

Data Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi mencatat, produktivitas padi di Kecamatan Ciemas mencapai rata-rata 6,2 ton per hektare. Angka tersebut lebih tinggi dibanding rata-rata produksi padi Kabupaten Sukabumi yang berada di kisaran 5,2 ton per hektare.

Baca Juga: Jampang Edu Fest 2026, Semangat Ki Hajar Dewantara Menggema di Jampangkulon

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Aep Majmudin, mengatakan capaian tersebut menjadikan Ciemas sebagai salah satu kawasan strategis dalam mendukung program swasembada pangan daerah.

“Wilayah Ciemas memiliki lahan sawah yang cukup luas dan produktivitasnya juga berada di atas rata-rata kabupaten. Ini menjadi modal penting untuk menjaga ketahanan pangan,” ujarnya saat kegiatan panen padi di Desa Tamanjaya, Senin (25/5/2026).

Di kawasan Gapoktan Nanjung Tani sendiri, luas lahan baku sawah mencapai sekitar 492 hektare. Dari jumlah tersebut, sekitar 200 hektare tengah memasuki masa panen.

Baca Juga: Honor Penyebaran SPPT PBB- P2 RW di Sukabumi Cair Akhir Mei, BPKPD Pastikan Anggaran Aman

Meski demikian, sektor pertanian di wilayah tersebut masih menghadapi sejumlah tantangan. Salah satunya terkait rendemen gabah yang masih berada di angka 48 persen. Untuk mengatasi hal itu, pemerintah terus mendorong penggunaan benih unggul serta pemanfaatan teknologi dan alat mesin pertanian yang lebih modern.

Sementara itu, Bupati Sukabumi H. Asep Japar menilai potensi pertanian di Kecamatan Ciemas sangat besar untuk mendukung kebutuhan pangan masyarakat, termasuk memasok kebutuhan beras bagi program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurutnya, hasil pertanian lokal harus mampu diserap oleh pasar daerah sehingga memberikan nilai tambah bagi petani. Karena itu, keberadaan Koperasi Desa Merah Putih diharapkan dapat menjadi sarana bagi petani untuk menjual hasil panennya dengan harga yang lebih stabil tanpa bergantung pada sistem ijon.

Baca Juga: BPK Temukan Ribuan KPR Bermasalah di BTN, Nilainya Capai Rp 1,33 Triliun

Selain persoalan pemasaran hasil panen, ketersediaan dan kondisi jaringan irigasi juga menjadi perhatian. Sejumlah saluran irigasi di kawasan pertanian masih membutuhkan perbaikan agar produktivitas lahan dapat terus ditingkatkan.

Untuk memperkuat sektor pertanian, pemerintah turut menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani di Desa Tamanjaya. Bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi pengolahan lahan sekaligus mendongkrak hasil produksi petani.

Dengan produktivitas yang terus meningkat dan dukungan berbagai program pertanian, Kecamatan Ciemas kini semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu daerah penyangga swasembada pangan di Kabupaten Sukabumi.