Atlet Skateboard Sukabumi Wanda Akhirnya Tidak Main di Porprov XIV Jabar

SUKABUMIKU.id— Setelah terjadi saling klaim, antara Kota dan Kabupaten Sukabumi atlet Skateboard Wanda Septiadji Wijaya akhirnya dipastikan tidak bermain di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIV Jawa Barat (Jabar) 2022.

Dalam technical meeting, Wanda dinyatakan dicoret atau tidak bisa bermain untuk membela keduanya.

“Saya kasih saran karena, saya juga beserta dewan hakim tidak menginginkan ini, karena kalau ngomong itu by data. Data yang tercatat Wanda itu dari kabupaten, jadi alangkah bijaksananya wanda itu tidak ikut dulu. Jadi masih ada kesempatan untuk Wanda pada pertandingan-pertandingan lain dan dia memilih kota mana yang dia suka,” ujar salah seorang dewan hakim dari rekaman yang didapatkan Radar Sukabumi dari pengurus KONI Kota Sukabumi.

BACA JUGA: Hasil Sementara, Atlet Kota Sukabumi Raih 6 Medali di Proprov Jabar

Sebelunmnya, anak asuhan dari Erwin Permana yang juga pengasuh MST Sukabumi ini, diklaim didaftar di Kabupaten Sukabumi. Namun, Kota Sukabumi turut juga mendaftarkan atlet tersebut. Padahal sudah ada pernyataan dari atlet yang bersangkutan terkait keberadaan dirinya, yakni ingin membela Kota Sukabumi diajang Porprov Jabar kali ini.


“Assalamu’alaikum warahmatuh wabarakatuh, perkenalkan saya Wanda atlet skateboard Kota Sukabumi bersama ketua Porserosi Kota Sukabumi dan rekan-rekan pengurus memohon kepada ketua Koni Jabar, ketua Porserosi Jabar, dewan hakim dan pihak terkait untuk membantu saya untuk membela Kota Sukabumi bukan Kabupaten Sukabumi pada nomer skateboard di Porprov Jabar. Karena hingga saat ini hasil dari manager meeting pada Kamis 10 November 2022 belum mendapatkan titik terang untuk kelanjutan saya sebagai atlet dan sesuai komitmen bahwasanya saya dengan tulus tanpa paksaan ingin membela Kota Sukabumi dan bila diarahkan ke Kabupaten, saya dengan rasa hormatĀ  memutuskan untuk tidak main, mohon bantuannya,” terang Wanda dalam video yang diunggah mst_sukabumi.

Bahkan, unggahan tersebut ditag kepada sejumlah akun media sosial milik, gubernur Jabar, Ridwan Kamil, Ketua KONI Jawa Barat, Ahmad Saefudin, Perserosi Jawa Barat dan sejumlah pejabat serta orang yang terlibat. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *