Kabupaten Sukabumi

Harkitnas 2026, Ketua Komisi III DPRD Sukabumi Soroti Pentingnya Literasi Digital dan Bahaya Narkoba

×

Harkitnas 2026, Ketua Komisi III DPRD Sukabumi Soroti Pentingnya Literasi Digital dan Bahaya Narkoba

Sebarkan artikel ini
Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Sukabumi usai mengikuti upacara Harkitnas di Alun-alun Palabuhanratu, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Rabu (20/05/2026). (Foto: Hasyim Arsyad/Sukabumiku.id)

SUKABUMI – Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2026 dimaknai sebagai momentum penting bagi generasi muda untuk bangkit menghadapi tantangan zaman. Hal tersebut disampaikan Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Sukabumi, Hera Iskandar, Rabu (20/5/2026).

Menurut Hera, peringatan Harkitnas tidak boleh sekadar menjadi kegiatan seremonial, melainkan harus menjadi ruang refleksi untuk menumbuhkan kembali semangat perjuangan bangsa dalam konteks kekinian.

“Hari ini bukan hanya sekadar upacara pengingat kebangkitan bangsa Indonesia, tetapi momentum bersejarah ketika Budi Utomo mampu menghimpun kekuatan daerah menjadi kekuatan nasional,” ujarnya.

Baca Juga: Harkitnas 2026, Bupati Asep Japar Ajak Warga Bangkit dan Berperan Aktif Bangun Sukabumi

Ia menjelaskan, jika pada masa lalu perjuangan bangsa berfokus melawan penjajahan, maka tantangan generasi saat ini jauh berbeda. Anak muda dituntut mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat serta perubahan di sektor ekonomi.

Hera menekankan pentingnya literasi digital bagi generasi muda, khususnya di Sukabumi, agar tidak tertinggal dalam persaingan global yang kini berbasis teknologi.

“Generasi muda Sukabumi harus melek digitalisasi, juga memahami perkembangan ekonomi yang kini bergeser ke arah digital,” katanya.

Baca Juga: Antrean Kendaraan Pengisi Solar Padati Ruas Jalan di Cimaja Surade

Selain itu, ia juga menyoroti ancaman serius peredaran narkoba yang dapat merusak masa depan generasi muda. Menurutnya, upaya pencegahan tidak cukup hanya dengan penegakan hukum, tetapi juga perlu diimbangi dengan pendekatan pembinaan.

Ia mendorong agar pemerintah bersama seluruh elemen masyarakat menyediakan lebih banyak ruang kreatif dan kegiatan positif bagi anak muda. Dengan begitu, generasi muda memiliki alternatif kegiatan yang produktif dan terhindar dari pengaruh negatif.

Baca Juga: Harga Minyak Dunia Tembus USD 103 per Barel, Dipicu Ketegangan AS dan Iran

Hera menegaskan bahwa semangat Kebangkitan Nasional harus diterjemahkan dalam tindakan nyata di era modern, mulai dari peningkatan kualitas intelektual, kemandirian ekonomi, hingga menjaga generasi dari ancaman sosial.

“Semangat kebangkitan hari ini harus dimaknai sebagai upaya bangkit secara intelektual, ekonomi, dan menjaga generasi dari berbagai ancaman sosial,” tegasnya.