KesehatanKota Sukabumi

Perkuat Pelayanan Pasien JKN, RSUD Syamsudin Evaluasi Kerja Sama dengan BPJS

×

Perkuat Pelayanan Pasien JKN, RSUD Syamsudin Evaluasi Kerja Sama dengan BPJS

Sebarkan artikel ini
Direktur Utama UOBK RSUD R. Syamsudin, S.H. Kota Sukabumi, Yanyan Rusyandi. (FOTO : Rizky/Sukabumiku.id)

SUKABUMI – UOBK RSUD R. Syamsudin, S.H. Kota Sukabumi terus memperkuat pembenahan internal guna memastikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat tetap berjalan optimal.

Evaluasi tersebut dilakukan jajaran direksi dan manajemen rumah sakit melalui rapat koordinasi yang digelar di Ruang Direktur UOBK RSUD R. Syamsudin, S.H., Selasa (18/8).

Direktur Utama UOBK RSUD R. Syamsudin, S.H. Kota Sukabumi, Yanyan Rusyandi, mengatakan rapat tersebut menjadi bagian dari upaya manajemen memastikan sejumlah agenda strategis rumah sakit dapat ditindaklanjuti secara efektif.

Menurut Yanyan, salah satu pembahasan utama berkaitan dengan hasil pertemuan antara pihak rumah sakit dengan BPJS Kesehatan, khususnya mengenai keberlanjutan kerja sama yang berhubungan dengan operasional serta pelayanan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

“Yang kami evaluasi salah satunya adalah hasil pertemuan dengan BPJS Kesehatan. Ini penting untuk memastikan berbagai kesepakatan dan tindak lanjutnya dapat berjalan di internal rumah sakit,” kata Yanyan.

Ia menegaskan, koordinasi antara direksi dan manajemen diperlukan agar hasil komunikasi dengan pihak eksternal tidak berhenti sebatas pembahasan, tetapi dapat diterjemahkan menjadi langkah konkret dalam mendukung pelayanan pasien.

Selain persoalan kerja sama dengan BPJS Kesehatan, manajemen juga memberikan perhatian terhadap tata kelola klaim layanan kemoterapi.

Yanyan menjelaskan, pembahasan tersebut mencakup alur administrasi dan pengelolaan klaim agar setiap tahapan dapat berjalan secara tertib, transparan, serta memiliki kejelasan tanggung jawab.

“Untuk klaim kemoterapi juga kami evaluasi, terutama bagaimana alur dan tata kelolanya agar administrasi maupun pelayanan dapat berjalan dengan baik dan akuntabel,” jelasnya.

Menurutnya, optimalisasi pengelolaan klaim menjadi salah satu aspek penting karena berkaitan dengan kesinambungan pelayanan bagi pasien yang tengah menjalani pengobatan kemoterapi.

Karena itu, evaluasi internal akan dilakukan secara berkala untuk mengidentifikasi berbagai hal yang masih perlu diperbaiki, baik dari sisi administrasi maupun operasional pelayanan.

Yanyan menambahkan, manajemen rumah sakit berkomitmen menjadikan evaluasi sebagai bagian dari budaya kerja untuk meningkatkan kualitas pelayanan secara berkelanjutan.

“Kami akan terus melakukan pembenahan melalui evaluasi berkala. Harapannya, pelayanan kepada masyarakat Sukabumi dan sekitarnya semakin handal, cepat, dan terpercaya,” pungkasnya.