Berita UtamaKabupaten Sukabumi

Ribuan Buruh Sukabumi Ikut Aksi May Day 2026 di Monas, 89 Bus Diberangkatkan dari Tol Bocimi

×

Ribuan Buruh Sukabumi Ikut Aksi May Day 2026 di Monas, 89 Bus Diberangkatkan dari Tol Bocimi

Sebarkan artikel ini
Suasana pelepasan bus yang mengangkut ribuan buruh asal Sukabumi di Exit Tol Parungkuda, Jumat dinihari (01/05/2026). Mereka akan mengikuti aksi May Day 2026 nasional di Monas, Jakarta.
Suasana pelepasan bus yang mengangkut ribuan buruh asal Sukabumi di Exit Tol Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Jumat dinihari (01/05/2026). Mereka akan mengikuti aksi May Day 2026 nasional di Monas, Jakarta. (Foto: Fajar Sidik/Sukabumiku.id)

SUKABUMI — Ribuan buruh dari Kabupaten Sukabumi bergerak menuju Jakarta untuk memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Monumen Nasional (Monas), Jumat (1/5/2026). Gelombang keberangkatan terpusat di Exit Tol Bocimi Parungkuda sejak dini hari.

Berdasarkan data yang dihimpun, total buruh yang diberangkatkan mencapai sekitar 4.660 orang. Mereka diangkut menggunakan 89 armada bus serta tambahan kendaraan elf dari berbagai serikat pekerja.

Rinciannya, sebanyak 1.640 buruh berasal dari SPSI dengan 34 bus, kemudian 1.020 buruh dari KSBSI menggunakan 17 bus. Sementara itu, sekitar 2.000 buruh lainnya berasal dari gabungan serikat pekerja dengan dukungan 40 bus. Selain itu, terdapat tambahan armada dari serikat pekerja ekonomi kreatif berupa tiga bus dan dua unit elf.

Baca Juga: Heri Gunawan Ungkap 18 Kebijakan Pro-Buruh Presiden Prabowo, Bukti Keberpihakan Nyata pada Pekerja

Ketua SP TSK SPSI Kabupaten Sukabumi, Mochamad Popon, menyebut peringatan May Day tahun ini menjadi momentum kebersamaan bagi seluruh elemen buruh di Indonesia.

Ia mengatakan, May Day 2026 merupakan perayaan yang berbeda karena seluruh elemen buruh berkumpul di Monas bersama Presiden Prabowo Subianto. “May Day 2026 itu May Day kebersamaan untuk merayakan kegembiraan bagi buruh,” ujarnya.

Popon menilai, momentum ini penting karena menjadi ruang bagi buruh untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada pemerintah.

Baca Juga: BMKG Prediksi Hujan Ringan Guyur Sejumlah Kecamatan di Kota Sukabumi Jumat Ini

Menurutnya, pertemuan di Monas membuka peluang dialog langsung dengan pemangku kebijakan. Ia berharap ada perubahan regulasi yang lebih berpihak kepada pekerja.

“Momentum di Monas ini menjadi hal yang baik karena kita bisa menyampaikan aspirasi langsung kepada pemangku negeri. Mudah-mudahan ada perubahan aturan yang lebih baik,” katanya.

Ia menegaskan, tuntutan utama buruh tetap sama, yakni mendorong pengesahan RUU Ketenagakerjaan yang berpihak kepada pekerja.

“Kalau tuntutan kita sebenarnya sederhana, RUU Ketenagakerjaannya segera disahkan yang berpihak kepada buruh,” tegasnya.

Baca Juga: May Day 2026, Dadang Hermawan Dorong Peningkatan Kesejahteraan Pekerja di Sukabumi

Meski jumlah peserta cukup besar, Popon mengakui masih banyak buruh yang belum terakomodasi karena keterbatasan armada.

“Hari ini kita mengeluarkan massa 3.000 lebih. Dan itu pun masih banyak yang ingin ikut, tapi terkendala bus yang sangat sulit didapat,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolres Sukabumi AKBP Samian memimpin langsung pengamanan sejak pukul 03.00 WIB di lokasi pemberangkatan. Ia memastikan seluruh proses berjalan aman dan tertib.

Baca Juga: Lailatul Ijtima, Ketua DPRD Ajak Perkuat Sinergitas untuk Sukabumi Mubarakah

“Pengamanan dilakukan secara maksimal dan terukur. Kami pastikan seluruh kegiatan berjalan aman tanpa gangguan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan para buruh agar tetap menjaga ketertiban selama menyampaikan aspirasi di Jakarta.

Kapolres berpesan agar seluruh peserta tidak melakukan tindakan anarkis serta tetap menjaga nama baik Kabupaten Sukabumi.

Hingga rombongan diberangkatkan, arus lalu lintas di sekitar Exit Tol Parungkuda terpantau lancar dengan pengawalan ketat dari aparat kepolisian.