Walikota Sukabumi Tutup Masa Tanggap Darurat Bencana Banjir dan Longsor

Walikota Sukabumi
SUKABUMIKU.id--Walikota Sukabumi Achmad Fahmi memimpin apel penutupan pos lapangan darurat bencana di Kampung Tugu Kelurahan Jayaraksa, Kecamatan Baros, Kamis (3/3/2022) sore.

SUKABUMIKU.id–Walikota Sukabumi Achmad Fahmi memimpin apel penutupan pos lapangan darurat bencana di Kampung Tugu Kelurahan Jayaraksa, Kecamatan Baros, Kamis (3/3/2022) sore.

Hal ini juga menandai berakhirnya status keadaan tanggap darurat bencana banjir dan bencana tanah longsor di Kota Sukabumi yang berlaku mulai 18 Februari hingga 3 Maret 2022. Pada momen itu hadir pula Sekda Kota Sukabumi Dida Sembada, Asda Bidang Administrasi Iskandar, Kepala Pelaksana BPBD Imran Wardhani dan Kepala Disdukcapil Kardina Karsoedi.

” Hari ini dapat dinyatakan telah pulih meskipun belum dinyatakan 100 persen tingkat kepulihannya,” ujar Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi. Bencana ini menyebabkan kerugian materiil dan korban jiwa dan telah dilakukan penanganan dalam masa tanggap darurat bencana selaam 14 hari.

Kamis ini kata Fahmi, tanggap darurat akan diakhiri yang sifatnya evaluatif. Hal tersebut karena sangat mungkin ketika warga membutuhkan maka akan datang kembali. ” Pasca tanggap darurat yang harus dilakukan perbaikan, bagaimana melihat infrastruktur harus cepat ditangani sifatnya sarana umum dan individual baik rumah atau warung dan lain sebagainya,” ungkap Fahmi.

Berharap dukungan dari berbagai elemen kemanusiaan hadir. Fahmi mengatakan, bagaimana jalan rusak dan rumah rusak baik berat, sedang dan ringan serta sarana umum lainnya akan dilakukan perbaikan secepatnya.

Di mana dari hasil estimasi di 68 titik bencana lalu membutuhkan dana Rp 8 miliar termasuk di dalamnya pemulihan di Kelurahan Jayaraksa. ” Dana tersebut bersumber dari dana bantuan gubernur, provinsi dan sumbangan yang ada untuk recovery pasca bencana dan sisanya dari APBD,” kata Fahmi.

Namun anggaran bantuan dari gubernur dan provinsi belum masuk rekening daerah kas daerah dan nantinya akan disalurkan sesuai peruntukannya.

” Atas nama pemkot kami ucapkan terimakasih kepada semua pihak instansi pemda, polri, TNI, relawan, ormas, dan organsisasi politik yang hadir di tanggap darurat,” ungkap Fahmi. Sebab kebersamaan lah yang mampu menangani masa sulit dan mempersatukan untuk membangun Sukabumi.

Wali kota mengajak mari jaga kekeluargaan bukan hanya musibah tapi dalam merawat Sukabumi kita lebih baik dari waktu ke waktu. ” Secara resmi saya menyatakan tanggap darurat diakhiri hari ini,” kata wali kota di akhir sambutan.

Dalam momen ini juga diberikan dokumen administrasi kependudukan yang baru kepada warga yang hilang atau rusak dokumen kependudukannya. Selain itu diberikan bantuan sembako kepada warga terdampak bencana.(Kdp/Pemkot)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.