SUKABUMI — Menjelang pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) X DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Sukabumi yang dijadwalkan pada 20 April 2026, peta persaingan calon ketua mulai mengerucut.
Tiga nama mencuat sebagai kandidat kuat yang diprediksi akan bersaing ketat memperebutkan kursi kepemimpinan partai. Ketiga figur tersebut yakni Ima Slamet, Muchendra, dan Fajar Kontara. Masing-masing memiliki latar belakang, pengalaman, serta basis dukungan yang berbeda.
Hj. Ima Slamet: Petahana dengan Kekuatan Struktur
Ima Slamet saat ini menjabat sebagai Ketua DPC PPP Kota Sukabumi dan dikenal sebagai figur sentral dalam menjaga soliditas partai. Ia memiliki peran strategis dalam konsolidasi kader, penguatan organisasi, hingga penentuan arah politik PPP di tingkat kota.
Dalam berbagai kesempatan, ia menekankan pentingnya loyalitas kader terhadap keputusan partai. Ima juga dikenal mendorong kerja kolektif dalam organisasi.
Sebagai pimpinan partai pengusung pemerintah daerah, ia tetap menempatkan PPP sebagai mitra kritis.
Dengan pengalaman dan jaringan struktural yang kuat, Ima dinilai masih menjadi kandidat unggulan.
BACA JUGA : Bertemu Dengan Wamenbud Giring Ganesha, Fajar Kontara Usulkan Bahasa Widal Jadi Warisan Budaya Takbenda
Muchendra: Kader Senior Berpengalaman
Muchendra merupakan politisi senior PPP yang saat ini menjabat sebagai anggota DPRD sekaligus Ketua Komisi II DPRD Kota Sukabumi. Ia dikenal memiliki pengalaman panjang di legislatif, khususnya dalam bidang ekonomi, keuangan, dan pembangunan.
Dalam kiprahnya, ia aktif mengawal kebijakan anggaran serta mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Ia juga menaruh perhatian pada isu sosial, termasuk pendidikan.
Meski sempat menghadapi dinamika internal partai, Muchendra tetap dinilai sebagai figur berpengaruh dengan basis pengalaman dan jaringan politik yang kuat.
Kontestasi Diprediksi Ketat
Persaingan tiga kandidat ini diperkirakan berlangsung sengit. Ima Slamet unggul sebagai petahana dengan kekuatan struktur, Muchendra dengan pengalaman dan kapasitas legislatif, sementara Fajar Kontara menawarkan semangat pembaruan.
Muscab X PPP Kota Sukabumi tidak hanya menjadi ajang pemilihan ketua, tetapi juga momentum penting dalam menentukan arah dan masa depan partai ke depan.
Sejumlah kader berharap kontestasi ini tetap berjalan kondusif dan menghasilkan pemimpin yang mampu menyatukan seluruh elemen partai.

