SUKABUMI – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan kemunculan Bibit Siklon Tropis 92W yang mulai terpantau pada Minggu (4/5/2026) pukul 01.00 WIB di wilayah monitoring TCWC Jakarta.
Dikutip dari akun Instagram resmi BMKG, bibit siklon tersebut berada di sekitar Samudera Pasifik utara Papua dan diperkirakan bergerak ke arah barat dalam 24 jam ke depan.
BMKG menyebut peluang Bibit Siklon Tropis 92W untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24 jam mendatang masih tergolong rendah. Meski begitu, masyarakat diminta tetap waspada terhadap dampak tidak langsung yang ditimbulkan, terutama di wilayah perairan timur Indonesia.
Baca Juga : Resep Ikan Bakar Ala Sukabumi, Praktis dengan Cita Rasa Manis Gurih
Salah satu dampak yang diprediksi terjadi hingga Selasa (5/5/2026) adalah peningkatan tinggi gelombang laut mencapai 1,25 hingga 2,5 meter atau kategori moderate sea.
Wilayah yang berpotensi mengalami gelombang tinggi meliputi:
Samudra Pasifik utara Maluku
Samudra Pasifik utara Papua Barat Daya
Samudra Pasifik utara Papua Barat
Samudra Pasifik utara Papua
BMKG mengimbau nelayan, operator transportasi laut, dan masyarakat pesisir untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca dan kondisi gelombang di sekitar perairan tersebut.
Selain itu, masyarakat juga diminta rutin memantau perkembangan cuaca melalui kanal resmi BMKG guna mengantisipasi potensi cuaca ekstrem yang dapat berubah sewaktu-waktu.(SE)

