Berita SukabumiKabupaten Sukabumi

Cultur Camp Di Pantai Cibuaya, Dadang Hermawan Apresiasi Pelestarian Budaya Pesisir

×

Cultur Camp Di Pantai Cibuaya, Dadang Hermawan Apresiasi Pelestarian Budaya Pesisir

Sebarkan artikel ini

SUKABUMI – Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, H. Dadang Hermawan, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan kegiatan Cultur Camp yang digelar oleh Pusat Seni Budaya Anak Ciracap Sukabumi di Pantai Cibuaya, Desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Sabtu (18/4/2026).

Kegiatan bertajuk “Eksplorasi Budaya Lokal Untuk Kelestarian Pesisir” ini dinilai sebagai langkah positif dalam menjaga dan menghidupkan kembali nilai-nilai budaya lokal, khususnya di wilayah pesisir selatan Sukabumi.

Baca Juga: Hindari Tabrakan, Truk Muatan 31 Ton Seruduk Ruko di Pamuruyan Sukabumi

Dalam kesempatan tersebut, Dadang Hermawan yang hadir sebagai narasumber dalam sesi sarasehan budaya menekankan pentingnya peran generasi muda dalam melestarikan budaya daerah.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Ini bukan sekadar acara, tetapi bentuk nyata kepedulian terhadap budaya lokal yang harus terus dijaga dan diwariskan,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan seperti Cultur Camp mampu menjadi wadah edukasi sekaligus ruang kolaborasi antara seniman, komunitas, dan masyarakat. Ia juga menilai bahwa penguatan budaya lokal memiliki dampak besar terhadap pengembangan sektor pariwisata daerah.

“Jika budaya kita kuat, maka identitas daerah juga akan semakin dikenal. Ini tentu akan berdampak positif bagi pariwisata dan perekonomian masyarakat,” tambahnya.

Baca Juga: Persib U-18 Menang Telak 4-0 atas Persis Solo, Kukuh di Puncak Klasemen

Acara yang dimulai pukul 19.00 WIB ini diikuti oleh berbagai kalangan, mulai dari pelaku seni, pemuda, hingga masyarakat umum. Selain sarasehan budaya, kegiatan juga diisi dengan diskusi dan eksplorasi nilai-nilai budaya pesisir.

Dadang berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara berkelanjutan dan mendapat dukungan dari berbagai pihak, baik pemerintah maupun masyarakat.

“Ini harus menjadi gerakan bersama. Budaya adalah aset yang tidak ternilai, dan kita semua punya tanggung jawab untuk menjaganya,” pungkasnya.