Kota Sukabumi

Drainase Tersumbat Picu Banjir, BPBD Sukabumi Turun Tangan Bersihkan Saluran di Warudoyong

×

Drainase Tersumbat Picu Banjir, BPBD Sukabumi Turun Tangan Bersihkan Saluran di Warudoyong

Sebarkan artikel ini

SUKABUMI — Ancaman banjir limpasan kembali menjadi perhatian di wilayah Kecamatan Warudoyong. Menyikapi kondisi tersebut, tim Satuan Tugas Penanggulangan Bencana dari BPBD Kota Sukabumi bergerak cepat melakukan pengecekan sekaligus penanganan langsung di Jalan Cemerlang, Kampung Cijambe, Kelurahan Sukakarya, Senin (13/4/2026).

Dari hasil pantauan di lapangan, genangan air yang kerap muncul saat hujan deras dipicu oleh buruknya aliran drainase. Tumpukan sampah yang menyumbat saluran menjadi penyebab utama air tidak mengalir dengan lancar hingga meluap ke permukaan.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Yoseph Sabaruddin, mengatakan bahwa timnya tidak hanya melakukan pemantauan, tetapi juga langsung melakukan aksi pembersihan di titik yang terdampak.

“Begitu ditemukan penyumbatan, tim langsung membersihkan material sampah di saluran. Ini langkah cepat untuk mencegah genangan semakin meluas,” ujarnya.

BACA JUGA : Sungai Tersumbat Sampah, BPBD Kota Sukabumi Antisipasi Ancaman Banjir di Baros

Memasuki musim dengan curah hujan tinggi, BPBD meningkatkan kewaspadaan dengan melakukan monitoring rutin di sejumlah titik rawan. Pengawasan dilakukan dua kali sehari untuk memastikan kondisi tetap terkendali.

Selain fokus pada potensi banjir, BPBD juga mengingatkan masyarakat terhadap ancaman lain akibat cuaca ekstrem, seperti pohon tumbang dan longsor, terutama bagi warga yang tinggal di daerah rawan.

Pihaknya menegaskan bahwa peran masyarakat sangat penting dalam pencegahan bencana, salah satunya dengan tidak membuang sampah ke saluran air yang dapat memicu penyumbatan.

BACA JUGA : BPBD Kota Sukabumi Siaga 24 Jam Jelang Lebaran, Personel Diterjunkan Antisipasi Bencana dan Arus Mudik

“Kami berharap masyarakat ikut menjaga lingkungan. Hal sederhana seperti tidak membuang sampah sembarangan sangat berdampak pada pencegahan banjir,” tegasnya.

BPBD juga membuka jalur pelaporan cepat bagi warga yang menghadapi kondisi darurat, baik melalui layanan hotline maupun grup komunikasi siaga bencana, agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

Melalui langkah sigap ini, BPBD Kota Sukabumi berupaya menekan risiko bencana sekaligus memastikan keamanan warga di tengah kondisi cuaca yang masih tidak menentu.