SUKABUMI – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Sukabumi merilis rekapitulasi hasil pemantauan rata-rata harga bahan kebutuhan pokok di 12 pasar tradisional per Rabu, 8 Juli 2026. Secara umum, harga sejumlah komoditas terpantau stabil, meski beberapa mengalami penurunan.
Pemantauan dilakukan di 12 pasar, yakni Pasar Cibadak, Cisaat, Parungkuda, Cicurug, Sukaraja, Palabuhanratu, Surade, Sagaranten, Warungkiara, Jampangtengah, Jampangkulon, dan Pasar Jubleg.
Baca Juga: Nyawa Terhenti di Jalan Rusak, Duka Warga Tegalbuleud Jadi Cermin Sulitnya Akses Layanan Kesehatan
Untuk komoditas pangan utama, harga beras medium tercatat Rp13.483 per kilogram, sedangkan beras premium Rp14.309 per kilogram. Gula pasir berada di angka Rp18.083 per kilogram, sementara minyak goreng curah Rp21.142 per kilogram dan Minyakita Rp23.500 per liter.
Harga daging sapi paha belakang mengalami penurunan menjadi Rp146.000 per kilogram atau turun Rp500. Daging ayam broiler juga turun menjadi Rp36.250 per kilogram, sedangkan telur ayam broiler berada di harga Rp26.583 per kilogram.
Pada kelompok bumbu dapur, bawang merah dijual Rp40.667 per kilogram dan bawang putih honan Rp39.000 per kilogram setelah turun Rp300. Cabai rawit merah masih menjadi salah satu komoditas dengan harga tertinggi, yakni Rp53.750 per kilogram, sementara cabai merah besar turun menjadi Rp48.917 per kilogram.
Baca Juga: DPR Minta Ekspor Listrik ke Singapura Untungkan Indonesia
Sementara itu, harga ikan relatif stabil. Ikan kembung dijual Rp49.000 per kilogram, ikan tongkol Rp42.000 per kilogram, dan ikan mas Rp33.500 per kilogram.
Berdasarkan hasil pemantauan tersebut, sebagian besar komoditas tidak mengalami perubahan harga yang signifikan. Penurunan hanya terjadi pada beberapa komoditas, seperti daging sapi, daging ayam, telur ayam, bawang putih honan, cabai merah besar, dan kentang.
Data tersebut merupakan hasil pemantauan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Sukabumi terhadap harga rata-rata bahan kebutuhan pokok di 12 pasar tradisional sebagai acuan perkembangan harga di wilayah Kabupaten Sukabumi.

