Puluhan Warga Kota Sukabumi Kecewa Program PTSL, 4 Tahun Menunggu Tak Ada Hasil

SUKABUMIKU.id— Puluhan warga di Kelurahan Sriwidari Kota Sukabumi sangat kecewa dengan adanya program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Soalnya, warga Sriwidari gagal mendapatkan sertifikat melalui program PTSL di 2018.

Hal itu diungkapkan oleh seorang warga Sriwidari, Kecamatan Gunung Puyuh Asep Sudriman (16). Menurutnya sampai saat ini dirinya belum menerima sertifikat tanahnya pada program PTSL 2018 silam. Dirinya sangat beharap bisa segera dituntaskan.

” Saya hanya berharap agar sertifikat ini bisa segera dikeluarkan. Karena jika beralasan teknis pekerjaan lapangan yang dilakukan pihak ketiga, itu sangat tidak logis,” ungkapnya.

Baca Juga: https://sukabumiku.id/gasak-uang-atm-di-sukabumi-rp-1-9-miliar-ternyata-gegara-kecanduan-judi-online/

Padahal waktu itu, dirinya mengurus PTSL bersama saudaranya. Hanya saja hasilanya sertifikat Asep tidak keluar.

” Mereka keluar sertifikat, saya tidak. Padahal, semua syarat sama-sama kami serahkan,” ungkapnya.

Hingga saat ini, setidaknya terdapat 38 berkas PTSL milik warga di Kelurahan Sriwidari yang dikembalikan.

“Percuma kami menunggu 4 tahun, kalau memang ujung-ujungnya ditindak lanjutkan harus mendaftarkan jalur rutin. Pastinya ada biaya dan berbagai kelengkapan persyaratan yang harus disiapkan,” jelasnya.

Semenatara itu, Lurah Sriwidari, Didin Rosidin membenarkan saat ini terdapat 38 berkas warga yang belum keluar sertifikatnya.

“Sebagian memang ada yang sudah dikembalikan kepada warga, sebagian masih di kantor kelurahan,” ujarnya.

Dirinya mengkonfirmasi bahwa sejak pertama kali warga menyerahkan berkas PTSL di tahun 2018, memang BPN Kota Sukabumi tidak ada komunikasi dengan pihak kelurahan terkait kekurangan berkas.

“Jadi memang kami dari aparatur pemerintahan wilayah baru ada komunikasi dari BPN Kota Sukabumi, pada tahun 2022 ini. Sejak awal belum ada komunikasi, pada tahun ini langsung dikembalikan berkasnya,” pungkasnya. (Ky)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *