Kabupaten SukabumiPariwisata

Status UNESCO Global Geopark Ciletuh Diperpanjang hingga 2029, Sukabumi Tegaskan Komitmen Pelestarian

×

Status UNESCO Global Geopark Ciletuh Diperpanjang hingga 2029, Sukabumi Tegaskan Komitmen Pelestarian

Sebarkan artikel ini
Curug Sodong, salah satu destinasi wisata di kawasan Geopark Ciletuh Palabuhanratu. (Foto: Yandi Chandra/Sukabumiku.id)

SUKABUMI – Kawasan Ciletuh–Palabuhanratu kembali mencatatkan prestasi di tingkat internasional. UNESCO resmi memperpanjang status kawasan tersebut sebagai UNESCO Global Geopark untuk periode 1 Januari 2026 hingga 30 Desember 2029.

Perpanjangan status ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kabupaten Sukabumi, sekaligus mempertegas pengakuan dunia terhadap kekayaan geologi, budaya, dan keanekaragaman hayati yang dimiliki kawasan tersebut.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Ia menilai keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja kolektif berbagai pihak dalam menjaga dan mengelola kawasan geopark.

Baca Juga: Mengenal Green SM, Operator Taksi Listrik Asal Vietnam yang Tersorot Usai Insiden Kereta di Bekasi

“Alhamdulillah, Ciletuh–Palabuhanratu kembali ditetapkan sebagai UNESCO Global Geopark untuk periode 1 Januari 2026 hingga 30 Desember 2029,” ujar Ali, Selasa (28/4/2026).

Menurutnya, pengakuan ini bukan sekadar prestasi, tetapi juga amanah besar yang harus dijaga bersama. Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara pelestarian lingkungan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ali juga mengangkat semangat yang diusung dalam pengelolaan geopark, yakni menjaga warisan bumi sekaligus memberdayakan masyarakat lokal.

Baca Juga: Apel Pagi Polsek Jampangkulon, Tekankan Soliditas dan Pelayanan Masyarakat

“Celebrating earth heritage sustaining local communities, dengan memuliakan bumi, sejahterakan Sukabumi,” katanya.

Sertifikat pengakuan UNESCO tersebut diterima oleh Mohamad Oemar selaku Delegasi Tetap Republik Indonesia untuk UNESCO di Paris. Ia juga menjabat sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh RI untuk Prancis, Andorra, dan Monako.

Ali menambahkan, keberhasilan mempertahankan status ini tidak lepas dari sinergi antara pemerintah daerah, pengelola geopark, serta masyarakat yang terus berperan aktif menjaga kelestarian kawasan.

Dengan diperpanjangnya status UNESCO Global Geopark, kawasan Ciletuh–Palabuhanratu diharapkan semakin berkembang sebagai destinasi unggulan berbasis konservasi, edukasi, dan ekonomi berkelanjutan. Selain menarik wisatawan, keberadaan geopark ini juga diharapkan mampu memberikan dampak langsung bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar.