SUKABUMI – Seorang pria nyaris kehilangan nyawa setelah terjatuh ke dasar sumur sedalam sekitar 12 meter di Perum Alam Layung Indah, Jalan Raya Cikukulu, Desa Cisande, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, Rabu (08/07/2026). Korban diduga ambruk akibat kekurangan oksigen saat berada di dalam sumur sebelum akhirnya berhasil diselamatkan tim penyelamat.
Korban diketahui bernama Ikhsan (36). Saat kejadian, ia sedang menggali sumur. Namun ketika baru mencapai sekitar setengah kedalaman, tubuhnya mendadak lemas hingga terjatuh ke dasar sumur.
“Korban belum sampai ke dasar sumur. Baru sekitar setengah kedalaman sudah merasa lemas, kemudian terjatuh ke bawah,” ujar anggota Tim Rescue Damkar Parungkuda, Rendra Supriadi.
Baca Juga: Pertumbuhan Investasi Fisik Kabupaten Sukabumi Melambat, Naik 3,10 Persen pada 2025
Korban diperkirakan berada di dasar sumur selama sekitar 15 menit sambil menunggu bantuan datang. Laporan kejadian diterima Pos Damkar Cisaat sekitar pukul 12.05 WIB, kemudian petugas bergerak ke lokasi bersama Tim Rescue Damkar Parungkuda.
Proses penyelamatan berlangsung dramatis. Selain harus mengevakuasi korban dari sumur yang sempit, petugas juga terkendala kemacetan saat menuju lokasi.
“Alhamdulillah korban berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat. Proses evakuasinya berlangsung sekitar satu jam,” kata Rendra.
Baca Juga: Dispar Kabupaten Sukabumi Bidik Panenjoan Sampalan sebagai Destinasi Wisata Berbasis Masyarakat
Menurutnya, dugaan sementara korban mengalami kekurangan oksigen akibat adanya akumulasi gas di dalam sumur. Kondisi tersebut membuat tubuh korban kehilangan tenaga hingga akhirnya terjatuh.
“Ada kemungkinan gas di dalam sumur yang membuat korban lemas hingga akhirnya terjatuh. Korban tidak mengalami luka, hanya diduga kekurangan oksigen,” jelasnya.
Usai dievakuasi, korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Betha Medika Cisaat untuk menjalani pemeriksaan medis.
Baca Juga: Dekat Pusat Perkantoran Kabupaten Sukabumi, Taman Bappeda Dirusak Vandalisme
Peristiwa tersebut menjadi peringatan bagi masyarakat agar tidak sembarangan masuk ke dalam sumur, terutama saat musim kemarau ketika sirkulasi udara di dalam sumur berpotensi menurun.
Rendra mengingatkan, sebelum masuk ke dalam sumur, masyarakat sebaiknya terlebih dahulu menguji kondisi udara menggunakan lilin yang dinyalakan.
“Kalau api lilin mati, jangan langsung masuk ke dalam sumur. Gunakan blower atau kipas untuk mengalirkan udara ke dalam sumur, atau buka sumur terlebih dahulu agar sirkulasi udara menjadi lebih baik,” pungkasnya.

